Teknologi komunikasi dan informasi (ICT) sepertinya memang bakal jadi
program Menpar Arief Yahya mempromosikan pariwisata Indonesia. Strategi
promosi pun beralih menjadi digital marketing. Seperti apa kira-kira?
Dipegang
menteri baru, pariwisata punya cara baru untuk dipromosikan. Masalah
biaya promosi yang terbatas, sepertinya akan disiasati Arief dengan
menggunakan digital marketing.
"Kita bisa coba digital marketing.
Seperti yang Pak Menteri bilang, kita buat semuanya 'e'. Mulai dari
e-marketing dan semuanya," kata anggota Badan Promosi Pariwisata
Indonesia (BPPI) Hermawan Kartajaya sesaat setelah rapat dengan Menpar
Arief Yahya di ruang rapat lantai 16, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan
Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2014).
Beberapa
langkah yang bisa dilakukan adalah promosi di dunia maya. Menurut
Hermawan, sosial media pun jadi salah satu area yang potensial. Namun
ada yang harus diperhatikan jika ingin promosi di media digital seperti
ini. Salah satu kunci agar menarik adalah kreatifitas.
"Kita harus mengemasnya dengan kreatif," ujar Hermawan.
Dalam
kesempatan yang sama Kepala BPPI Yanti Sukamdani mengatakan, Menpar
memberi arahan agar dilakukan terobosan baru dalam promosi pariwisata.
Demi mengejar target 20 juta wisatawan, harus dicari strategi
mendatangkan wisatawan langsung dalam jumlah banyak.
"Harus
lompat, mencari apa yang strategis yang bisa turis langsung datang
banyak. Seperti Jakarta marathon kemarin, itu kan langsung banyak turis
yang datang," kata Yanti.

0 comments:
Post a Comment